Kebiasaan yang Mengancam Perkawinan

plcduo2-copy

Tak peduli sudah berapa tahun Anda menikah, di dalam kehidupan sehari-hari sebetulnya kita dikepung oleh rutinitas yang dapat membuat hubungan dengan pasangan menjadi terasa membosankan. Masalahnya, rutinitas ini sudah berjalan sekian tahun, dan sulit dihapus begitu saja. Nah, agar Anda dan pasangan tak terjebak dalam kebosanan yang menyiksa, berikut sejumlah cara untuk mengubah rutinitas tadi menjadi hal yang menarik dan menyenangkan untuk dilakukan.

1. Nonton TV saat makan malam
Sisi buruk:
Makan malam bersama merupakan saat yang tepat bagi Anda berdua untuk saling berbagi cerita tentang kejadian atau hal-hal yang dilakukan sepanjang hari. Dengan menyalakan TV, perhatian otomatis tertuju ke layar TV.

Cara menghentikan:
Sisihkan 30-45 menit untuk mengobrol, tanpa TV yang sedang menyala. Hal ini memperlihatkan kepada pasangan, bila sedang tidak bekerja, Anda akan mencurahkan perhatian hanya kepada rumah tangga dan keluarga. Pada saat Anda sedang mengobrol, biarkan saja telepon yang berdering, dan nikmati kebersamaan dengan pasangan.

2. Lama tak berintim-intim
Sisi buruk:
Bila kuantitas hubungan seks yang biasa Anda berdua lakukan makin berkurang, tubuh dan otak akan jadi terbiasa untuk melupakan kedekatan, dan hal ini dapat menyebabkan hubungan Anda berdua semakin menjauh.

Cara menghentikan:
Jangan tunggu sampai Anda benar-benar menikmati ketidakintiman hubungan dengan pasangan. Lakukan inisiatif untuk memulai berhubungan seks!

3. Melewati hari tanpa ngobrol
Sisi buruk:
Secara tak sadar, Anda mulai menumbuhkan perasaan bawah alam sadar bahwa pasangan tidak mempedulikan Anda, atau sebaliknya.

Cara menghentikan:
Berikan perhatian-perhatian kecil kepada si dia, seperti mengirimkan kata-kata manis lewat SMS ataupun e-mail, dan usahakan Anda melakukan sesuatu yang menyentuh setiap harinya. Misalnya, memasak makanan kegemarannya atau meneleponnya dari supermarket, sekadar menanyakan apakah ada sesuatu yang diperlukannya. Hal ini memperlihatkan kepedulian Anda kepada pasangan.

4. Saling bersikap cuek
Sisi buruk:
Anda berdua mulai saling tidak memerhatikan dan saling menjauh.

Cara menghentikan:
Usahakan untuk melakukan hal-hal kecil, seperti memberi ciuman saat akan berangkat kerja, menatap mata pasangan pada saat mengobrol, memberi pujian untuk hal-hal kecil yang dilakukannya. Bila ada hal penting yang perlu Anda bicarakan dengannya, cari waktu yang tepat, misalnya saat berduaan di kamar tidur.

5. Tak pernah bertengkar
Sisi buruk:
Ketidaksepahaman di dalam sebuah perkawinan adalah wajar dan perlu. Namun, bila suatu masalah dibicarakan sedini mungkin, akan jauh lebih mudah menyelesaikannya daripada dibiarkan menumpuk. Pasangan yang tak pernah bertengkar justru patut dicurigai. Meski begitu, jangan terlalu sering bertengkar, ya!

Cara menghentikan:
Bicarakan dengan pasangan bila ada sesuatu yang mengganggu pikiran Anda. Katakan padanya, ada sesuatu yang membuat Anda sedih. Entah itu akibat ucapannya maupun sikapnya. Minta agar Anda dan ia bersama-sama mengatasi situasi tak mengenakkan ini.

6. Lebih sering pergi bersama teman 😛
Sisi buruk:
Memberi kesan, teman-teman Anda lebih penting dan lebih berarti dibanding pasangan.

Cara menghentikan:
Jadwalkan 1-2 kali dalam sebulan untuk pergi bersama teman-teman, tetapi jangan lupa beritahu pasangan sebelumnya. Memiliki teman memang amat dianjurkan dan penting, sejauh waktu yang Anda habiskan bersama mereka tak akan merusak hubungan Anda dan pasangan. Lebih baik lagi bila pasangan juga mengenal teman-teman Anda sehingga tak ada kekhawatiran dan kecurigaan dari dirinya.

7. Terlalu sering melakukan kebiasaan yang jorok
Sisi buruk:
Mungkin bagi Anda bersendawa, menggaruk, mengorek hidung, atau bahkan buang angin sembarangan merupakan sesuatu yang lucu. Yang jelas, jika melewati batas kesopanan, bisa membuat Anda menjadi tidak menarik.

Cara menghentikan:
Tentukan aturan baru. Bila Anda tidak melakukannya di depan teman-teman, jangan lakukan di depan pasangan! Minta pasangan untuk mengingatkan Anda.

*sumber: KOMPAS.com

Advertisements

~ by rherae on March 14, 2009.

4 Responses to “Kebiasaan yang Mengancam Perkawinan”

  1. yah~ kebiasaan yg mengancam perkawinan kok ilustrasi gambarnya Aya ama Daichi 😆

  2. 😉
    tapi seru kan potonya XD
    berasa beneran 😆

  3. hem…. tetep bersentuhan yah… tapi gak mpe kayak lem ma kertas pan

  4. yang mana itu rin?
    0.o

    bersentuhan ma temen ato ma suami?

    kalo ma temen mah,
    kembali ke pribadinya sendiri..
    itu berjalan dengan sendirinya kok.
    seorang istri dan teman2nya pasti secara tidak langsung bisa menarik garis batas yang pantas.

    kalo ma suami,
    terserah pada si suami dan istri tentunya ^^
    masing2 pasangan punya ‘perjanjian’ yang beda2.. haha..

    gitu de kurang lebihnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: